| Aksi Free Tibet Menolak Obor Olimpiade |
|
|
|
|
Dalam seruan aksi (18/4) yang dikirimkan oleh Masyarakat Indonesia Untuk Kebebasan Tibet menyebutkan Obor Olimpiade Beijing akan diarak di Jakarta pada 2 April 2008. Sebagai masyarakat yang peduli terhada masalah kemanusiaa, kita tentu harus bersika mengingat penguasa China mengabaikan janjinya saa mengajukan diri menjadi tuan rumah pesta olah rag dunia itu. Pada 2001, pemerintah China berjanji aka memperbaiki kondisi HAM-nya menjelang Olimpiade Kenyataanya justru sebaliknya, dengan alasan dem keamanan Olimpiade, mereka bertindak semakin represi terhadap kelompok spiritual serta aktivis HAM dan pers. Penangkapan, penahanan dan pembunuhan dengansasaran mereka terjadi dimana-mana. Kekerasan yang terjadi di Lhasa-Tibet akibat provokas aparat China yang menewaskan 140 orang adalah sala satu bukti kejahatan rejim komunis China. Saat in situasi di Tibet masih mencekam, perburuan penangkapan terhadap kaum Tibetan masih berlangsung. Wartawan dan orang asing dilarang masuk. Penguas China bahkan memaksakan diri akan mengarak Obo Olimpiade ke Tibet. Hal itu tentu akan memperpara situasi di sana. Atas parahnya keadaan HAM di China yang empat bula lagi akan menggelar Olimpiade, Masyarakat Indonesi Untuk Kebebasan Tibet sedang menggalang solidarita untuk rakyat Tibet dan rakyat China yang tertindas yang dilanggar HAM-nya. Solidaritas ini didukun sejumlah organisasi masyarakat sipil dan para individuatau tokoh nasional, yang menaruh perhatian pada masalah kemanusiaan. Dukungan ini dimaksudkan untu menolak Obor Olimpiade yang akan tiba di Jakarta Selama penguasa China tidak mau memperbaiki kondis HAM-nya dan masih menindas kaum Tibetan, mereka tida layak menyelenggarakan pesta olah raga dunia itu "Free Tibet, No Human Right, No Olympics". Tri Agus S. Siswowihardjo
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.21
3.21 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
||||||