THOUSANDS TO RALLY IN COPENHAGEN DEMANDING SYSTEM CHANGE Joint MEDIA RELEASE: 12 December 2009, Copenhagen  THOUSANDS TO RALLY IN COPENHAGEN DEMANDING SYSTEM CHA... Read more...
International Day Against Monoculture Tree Plantations Stop the expansion of monoculture tree plantations ! Throughout the world, millions of hectares of producti... Read more...
 
URGENT SUPPORT needed for indigenous people A bloody World Environment Day in the Peruvian Amazo Indigenous organizations call for support from the intern... Read more...
Delaration from WRM meeting in Costa Rica on Climate, Forests and Plantations Declaration of Heredia on Climate, Forests and Plantations Heredia, 28 March 2009 We, organisations of c... Read more...
 
You are here: Home arrow Rastafaraus arrow Article arrow HIDROPONIK "RAKIT APUNG" COCOK UNTUK SKALA RUMAH TANGGA
HIDROPONIK "RAKIT APUNG" COCOK UNTUK SKALA RUMAH TANGGA PDF Print E-mail

Image
Hidroponik Rakit Apung
Disebut rakit apung karena cara penanamannya dengan cara diapungkan diatas larutan nutrisi. Sebagi pengapung digunakan styrofoam. Hidroponik dengan cara ini dapat diterapkan oleh siap saja karena sangat mudah. Tanaman dapat ditempatkan dimana saja, yang penting pada saat hujan tanam tidak kehujanan. Kalau kehujanan larutan nutrisi akan menjadi lebih encer dari yang sharusnya. Sebagaimana sudah diketahui bahwa untuk pertumbuhannya tanaman memerlukan sinar matahari. Dalam satu hari tanaman minimal membuthkan 5 jam penyinaran tetapi dengan intensitas yang rendah. Sinar matahari yang terik tidak baik untuk tanaman.

Gambar dan penjelasannya dibawah ini diharapkan dapat membantu Anda menjadi lebih mudah memahami teknologi hidroponik rakit apung.

Gambar 1. Tanaman caisim pada umum 20 hari, ditanam dengan sistem hidroponik rakit apung. Tempat penanaman menggunakan bak kayu yang berukuran (p x l x t ) 50 cm x 50 cm x 15 cm. Agar tidak bocor bak kayu dilapisi dengan plastik.                 

Tanaman selada merah siap dipanen setelah berumur 30 hari dari saat tanam, ditanam dengan sistem hidroponik rakit apung. Tempat penanaman menggunakan bak kayu yang berukuran (p x l x t ) 50 cm x 50 cm x 15 cm. Agar tidak bocor bak kayu dilapisi dengan plastik.

Untuk menghindari dari gangguan keong atau bekicot, bak tanam ditempatkan diatas rak. Ketinggian reak disesuaikan dengan kebutuhan. untuk kenyamanan kerja tinggi rak sekitar 80 cm.

Pada sistim hidroponik rakit apung, media yang digunakan adalah air yang mengandung unsur hara. Dalam dunia hidroponik biasa disebut larutan nutrisi. Larutan nutrisi ini mengandung semua unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman yang terdiri dari unsur hara makro dan unsur hara mikro. Larutan nutrisi ini dapat dibuat sendiri, tetapi untuk mendapatkan bahan-bahannnya terkadang tidak selalu tersedia, oleh sebab itu para peminat hidroponik untuk skala hobi sebih suka menggunakan pupuk hidroponik yang sudah jadi, Misalnya FERTI-MIX

Contoh pupuk hidroponik siap pakai. Pupuk hidroponik selalu terdiri dari dua bagian yaitu bagian A dan bagian B. Pembagian ini harus dilakukan karena pada masing-masing bagian mengadung unsur hara yang tidak boleh tercampur dalam keadaan pekat. Bila tercampur maka akan terjadi endapan. Pencapuran hanya boleh dilakukan dalam kondisi yang sangat encer yang siap diberikan ke tanaman.

Satu paket FERTI-MIX untuk paket hobi setara dengan 1.000 liter larutan nutrisi siap pakai. Sedangkan untuk paket profesional setara dengan 18.000 liter.          

Bibit tanaman yang siap dipindahkan ke bak penanaman. Bibit ini disemai pada media rockwool. Ukuran media semai 1.5 cm x 1.5 cm x 1.5 cm. Untuk caisim, pakcoy dan selada, bibit sudah dapat dipindahkan setelah 5-7 hari setelah semai.

Pada hari pertama sampai hari ketiga, tempat persemaian ditutup dengan plastik agar udara di dalamnya menjadi hangat sehingga benih akan lebih cepat berkecambah. Setelah benih tumbuh menjadi kecambah yang ditandai dengan munculnya bakal daun, plastik penutup harus dibuang. Agar tidak terjadi etiolasi (bibit tumbuh menjadi panjang tapi kurus) pesemaian harus mendapat sinar matahari yang cukup, namun harus dihindari terkena sinar matahari langsung.

Sebelum bibit dipindahkan ke bak penanam, terlebih dahulu harus disiapkan styrofoam yang sudah dilubangi dengan ukuran yang sesuai dengan ukuran media semai (Ukuran media semai 1.5 cm x 1.5 cm x 1.5 cm). Bentuk lubang tanam pada styrofoam tidak harus segi empat seperti bentuk media semai, melainkan cukup berbentuk bulatan. Lubang tanam bisa dibuat dengan menggunakan pipa PVC 1/2". Agar hasilnya bagus, pinggiran lubang mulus, pipa ditekan sambil diputar. Jarak antar lubang tanam pada styrofoam 15 cm x 15 cm. Jarak ini tergantung pada lebar tajukan tanam. Sedangkan ukuran styrofoan disesuaikan dengan ukuran bak tanam. Tebal styrofoam sebaiknya 1.5 - 2 cm. Kalau tipis akan mudah patah pada saat diangkat.           

Bibit caisim umur 7 hari yang siap dipindahkan ke lubang tanam pada styrofoam          

Pemindahan bibit tanaman ke styrofoam.          

Media tanam / semai berupa rockwool yang belum dipotong dan disebut slab rockwool. Slab rockwool berukuran 100 cm x 150 cm x 75 cm. Rockwool ini terbuat dari batuan vulcanic. Batuan ini dipanaskan pada suhu 1600 derajat Celcium sehingga meleleh seperti lava. Dalam bentuk lava ini disentrifugal sehingga keluar serat-serat. Kumpulan serat-serat inilah yang menjadi rockwool. Selintas nampak seperti busa.

Slab rockwool yang sudah dipotong untuk dijadikan media semai. Satu bantang slab rockwool dapat menghasilkan 1500 - 2000 biji media semai. Satu biji media semai ditanami dengan satu benih.

 

sumber : http://ferti-mix.com

Comments
Search
Only registered users can write comments!

3.21 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 


Login Bro

Site Widgets



Check Google Page Rank