THOUSANDS TO RALLY IN COPENHAGEN DEMANDING SYSTEM CHANGE Joint MEDIA RELEASE: 12 December 2009, Copenhagen  THOUSANDS TO RALLY IN COPENHAGEN DEMANDING SYSTEM CHA... Read more...
International Day Against Monoculture Tree Plantations Stop the expansion of monoculture tree plantations ! Throughout the world, millions of hectares of producti... Read more...
 
URGENT SUPPORT needed for indigenous people A bloody World Environment Day in the Peruvian Amazo Indigenous organizations call for support from the intern... Read more...
Delaration from WRM meeting in Costa Rica on Climate, Forests and Plantations Declaration of Heredia on Climate, Forests and Plantations Heredia, 28 March 2009 We, organisations of c... Read more...
 
You are here: Home arrow Rastafaraus arrow Article arrow POLISI SERANG DEMO TOLAK KENAIKAN BBM di SURABAYA
POLISI SERANG DEMO TOLAK KENAIKAN BBM di SURABAYA PDF Print E-mail

Teaterikal Demo BBMSalam Pembebasan,

Hari ini kawan - kawan gabungan dari beberapa elemen di Surabaya melakukan aksi penolakan kenaikan harga BBM dan harga kebutuhan pokok. dalam aksi penolakan kenaikan harga BBM tersebut polisi menyerang massa aksi dan membubarkan paksa aksi pada saat massa aksi sedang membakar poster SBY - JK. Polisi bersenjatakan pentungan dan senapan semi otomatis SS-1 menyerang dan memukul massa aksi. Polisi menangkap dan menghajar empat orang kawam sebelum diangkut dengan mobil Polisi. Sementara sedikitnya lima orang kawan terluka dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit.
 

Kawan, berikut kami krimkan kronologis aksi.Menjadi catatan penting bahwa hari ini kita tabuh genderang perlawanan. Penangkapan terhadap empat kawan di Surabaya tidak akan menyurutkan perlawanan kita.

  1. TOLAK KENAIKAN HARGA BBM DAN TURUNKAN HARGA SEMBAKO
  2. BEBASKAN AKTIVIS YANG DITANGKAP KARENA MENOLAK KENAIKAN HARGA BBM DI SELURUH INDONESIA


HIDUP RAKYAT !!!

KRONOLOGIS AKSI PENOLAKAN BBM
SURABAYA, 24 MEI 2008


Massa aksi dari gabungan pemuda, mahasiswa, buruh, kaum miskin kota dan nelayan (GMNI – KAMUS PR – JAMAN – DAKMU UPN – LMND – FDA – BEM FISIP UNAIR – BEM HUKUM UNAIR – GSBI – SKMR – FWBK – SRMI – FMN – KBS) berjumlah 350 orang bergerak dari kampus B Universitas Airlangga menuju gedung GRAHADI pada pukul 10.40 WIB. Yel – yel penolakan BBM dan lagu – lagu perlawananan terus berkumandang menyertai long march menuju GRAHADI. Pukul 11.24 WIB massa aksi sampai di grahadi dan memulai melakukan orasi – orasi politik dari masing – masing organisasi. Di depan Grahadi, Polisi berjumlah ratusan personel termasuk didalamnya personel Unit Tangkal yang bersenjatakan senapan semi otomatis sudah menunggu kedatangan massa aksi. Belum lama melakukan orasi, Polisi dari Satlantas melakukan provokasi dengan mendorong massa aksi untuk menepi ke trotoar. Massa aksi menuruti permintaan polisi untuk menepi dibelakang garis jalan paling kanan. Massa aksi kembali terkendali dan melanjutkan orasi – orasi pada pukul 12.03 WIB. Selesai semua perwakilan organisasi melakukan orasi, pada pukul 12.25 WIB massa aksi membentuk linglaran kecil tiga lapis, Polisi mulai melingkar mengepung massa aksi. Massa aksi membakar foto SBY – JK. Tanpa komproni, Polisi langsung menyerang massa aksi, dengan pukulan tangan, tongkat dan popor senapan. Karena serangan dari polisi, bensin tumpah dan api menyambar beberapa orang massa aksi. Pukul 12.28 WIB massa aksi berhamburan beberapa orang terkapar karena pukulan polisi. Beberapa orang ditangkap oleh polisi dan dihajar (ditendang, dipukul dengan tangan, pentungan dan popor senapan). Massa yang berhamburan berhasil dikumpulkan lagi didepan SMU 6 Surabaya dan bersama menuju ke gedung Balai Pemuda Surabaya untuk memerikasa kembali kawan – kawan yang terluka maupun ditangkap polisi. Pukul 12.38 WIB didapati empat aktivis ditangkap yaitu :
1.    Rangga Bisma Aditya, mahasiswa jurusan Sosiologi UNAIR angkatan 2006, pengurus BEM FISIP UNAIR, dan aktivis GMNI
2.    Didik Setyabudi, mahasiswa jurusan Tarbiyah IAIN Sunan Apel Surabaya angkatan 2002 aktivis FMN.
3.    Anggoro, aktivis Buruh (GSBI)
4.    Iswandi Saputra, mahasiswa Universitas 17 Agustus Surabaya, aktivis SRMI
Saat polisi melakukan penangkapan, polisi menghajar keempat kawan tersebut dengan menendang dan memukul bahkan polisi juga menggunakan tongkat dan popor senapan mereka untuk memukuli keempat kawan tersebut. Saat ini keempat kawan tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara dibawah penjagaan POLRES Surabaya Selatan.
Selain melakukan penangkapan, penyerangan polisi terhadap massa aksi yang menolak kenaikan harga BBM tersebut, mengakibatkan sedikitnya lima aktivis terluka yaitu :
1.    M. Darwis, mahasiswa STIKOSA – AWS, mengalami luka bakar parah kedua tangan, pinggang sampai lutut, sekarang dirawat di UGD RS Haji Surabaya
2.    Melly, mahawiswa Fakultas Hukum UNAIR, mengalami luka bakar di kaki. Dirawat di klinik Pusura Surabaya.
3.    Anissa Puji Lestari, mahasiswa jurusan PSTP UNAIR, mengalami luka memar di pinggul dan perut.
4.    Imron, aktivis PMII Komsariat Unair, kaki sobek
5.    Maryamah, mahasiswa IAIN Sunan Ampel Surabaya.
 

 


 
Comments
Search
Only registered users can write comments!

3.21 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 


Login Bro

Site Widgets



Check Google Page Rank